Test Drive Suzuki Sx4 Facelift


Test Drive Suzuki Sx4 Facelift

Genre crossover  boleh saja belum terlalu lama mewabah di negara kita, namun penjualannya begitu menjanjikan. Masyarakat menilai mobil jenis ini sungguh cocok dengan kondisi jalan di Indonesia, karena tetap nyaman serta halus. Dan sejak kemunculannya di 2007, Suzuki SX4 langsung tampil terlaris mengalahkan seluruh mobil jenis crossover.
Namun sang raja sadar, jika terlena bisa saja tahtanya disabet pesaing lain. Dan untuk itu di 2010 ini Suzuki berbenah diri dengan melansir minor change.  Pembenahan yang dilakukan boleh saja dikategorikan minor, tapi terlihat sudah dirancang matang oleh Suzuki demi memenuhi tuntutan konsumennya.
Dan tanpa buang waktu, usai memergoki sosoknya di edisi lalu, kini kami rebut kunci dari Suzuki untuk menjadi media Nasional pertama yang mengetesnya secara lengkap.
Fokus pengetesan kami langsung tertuju pada perubahan yang dilakukan. Dari luar, desain gril serta pelek baru cukup menyegarkan penampilan meski sepintas tak begitu kentara perbedaannya. Tapi kami sangat senang melihat proyektor HID terpampang di dalam reflektor lampunya. Dan lampu HID ini terbukti memperbaiki visibilitas di malam hari. Jarak sinar lampu lebih jauh dan terang.
Sistem audio yang sudah menjadi kelebihannya sejak kali pertama di luncurkan, kian disempurnakan. Kini Suzuki SX4 terbaru mendapatkan fitur tambahan berupa slot aux-in  dan speaker midbass  di tengah dasbor. Alhasil, kita bisa mendengarkan musik berkualitas dari pemutar digital dan suara yang dihasilkan lebih dalam serta membentuk efek front staging.
Rasa di dalam mobil juga bertambah mewah berkat bubuhan krom pada ventilasi AC serta tuas pintu. Menariknya, instrumen berubah total dengan desain jauh lebih modern. On-board computer  yang tadinya ada di dasbor kini pindah ke tengah panel instrumen, membuat pemantauan konsumsi bbm lebih mudah dilakukan.
Tidak ada perubahan spesifikasi teknis di mobil ini. Artinya, segala keunggulan dan kelemahan Suzuki SX4 sebelumnya tetap dibawa. Ground clearance  cukup tinggi dengan ban 16 inci tetap membuat mobil ini sigap melahap beragam jenis medan. Bantingannya memang agak keras, tapi tetap dalam koridor yang bisa ditoleransi. Kehalusan mesin dan pengendaraannya sendiri kami nilai sangat baik untuk sebuah crossover.
Kelemahan mobil ini terutama ada pada akselerasinya. Mesin 1.490 cc VVT yang diusung Suzuki SX4 menelurkan tenaga 100 dk, namun terasa agak berat menghela mobil. Terlebih bila dipadukan dengan transmisi otomatis seperti pada unit tes kami. Tapi bila Anda sabar menjaga injakan gas, Suzuki SX4 masih mampu menghasilkan konsumsi bbm 14,5 km/liter di jalan tol dan 10,7 km/liter di rute kombinasi.
Posisi mengemudi Suzuki SX4 cukup ergonomis, dan seluruh tombol berada dalam jangkauan tangan. Kehadiran tombol pengontrol audio di setir semakin menambah kepraktisan mengendarainya. Tapi sejak dulu kami memang kurang suka dengan pilar A Suzuki SX4 yang menghasilkan cukup banyak blind spot.  Sangat terasa saat menikung ke kanan di jalanan luar kota.
Tapi berita baiknya, kami dengar mobil yang akan meluncur pertengahan Mei ini berharga sama dengan sebelumnya. Tanpa kenaikan harga, artinya value for money  Suzuki SX4 meningkat tajam. Meski begitu pihak Suzuki belum berani memastikan, karena saat artikel ini dibuat hal tadi masih menjadi diskusi di dalam PT Suzuki Indomobil Sales. [Fitra Eri]autobild]
Description: Test Drive Suzuki Sx4 Facelift Rating: 5 Reviewer: Unknown ItemReviewed: Test Drive Suzuki Sx4 Facelift