Test Drive Suzuki Sx4 Facelift
Namun sang raja sadar, jika terlena bisa saja tahtanya disabet pesaing lain. Dan untuk itu di 2010 ini Suzuki
berbenah diri dengan melansir minor change. Pembenahan yang dilakukan
boleh saja dikategorikan minor, tapi terlihat sudah dirancang matang
oleh Suzuki demi memenuhi tuntutan konsumennya.
Dan tanpa buang waktu, usai memergoki sosoknya di edisi lalu, kini kami rebut kunci dari Suzuki untuk menjadi media Nasional pertama yang mengetesnya secara lengkap.
Fokus
pengetesan kami langsung tertuju pada perubahan yang dilakukan. Dari
luar, desain gril serta pelek baru cukup menyegarkan penampilan meski
sepintas tak begitu kentara perbedaannya. Tapi kami sangat senang
melihat proyektor HID terpampang di dalam reflektor lampunya. Dan lampu
HID ini terbukti memperbaiki visibilitas di malam hari. Jarak sinar
lampu lebih jauh dan terang.
Sistem audio yang sudah menjadi kelebihannya sejak kali pertama di luncurkan, kian disempurnakan. Kini Suzuki SX4
terbaru mendapatkan fitur tambahan berupa slot aux-in dan speaker
midbass di tengah dasbor. Alhasil, kita bisa mendengarkan musik
berkualitas dari pemutar digital dan suara yang dihasilkan lebih dalam
serta membentuk efek front staging.
Rasa di dalam mobil
juga bertambah mewah berkat bubuhan krom pada ventilasi AC serta tuas
pintu. Menariknya, instrumen berubah total dengan desain jauh lebih
modern. On-board computer yang tadinya ada di dasbor kini pindah ke
tengah panel instrumen, membuat pemantauan konsumsi bbm lebih mudah
dilakukan.
Tidak ada perubahan spesifikasi teknis di mobil ini. Artinya, segala keunggulan dan kelemahan Suzuki SX4 sebelumnya tetap dibawa. Ground clearance cukup tinggi dengan ban 16 inci tetap membuat mobil
ini sigap melahap beragam jenis medan. Bantingannya memang agak keras,
tapi tetap dalam koridor yang bisa ditoleransi. Kehalusan mesin dan
pengendaraannya sendiri kami nilai sangat baik untuk sebuah crossover.
Kelemahan mobil ini terutama ada pada akselerasinya. Mesin 1.490 cc VVT yang diusung Suzuki SX4 menelurkan tenaga 100 dk, namun terasa agak berat menghela mobil. Terlebih bila dipadukan dengan transmisi otomatis seperti pada unit tes kami. Tapi bila Anda sabar menjaga injakan gas, Suzuki SX4 masih mampu menghasilkan konsumsi bbm 14,5 km/liter di jalan tol dan 10,7 km/liter di rute kombinasi.
Posisi mengemudi Suzuki SX4
cukup ergonomis, dan seluruh tombol berada dalam jangkauan tangan.
Kehadiran tombol pengontrol audio di setir semakin menambah kepraktisan
mengendarainya. Tapi sejak dulu kami memang kurang suka dengan pilar A
Suzuki SX4 yang menghasilkan cukup banyak blind spot. Sangat terasa saat menikung ke kanan di jalanan luar kota.
Tapi berita baiknya, kami dengar mobil yang akan meluncur pertengahan Mei ini berharga sama dengan sebelumnya. Tanpa kenaikan harga, artinya value for money Suzuki SX4 meningkat tajam. Meski begitu pihak Suzuki
belum berani memastikan, karena saat artikel ini dibuat hal tadi masih
menjadi diskusi di dalam PT Suzuki Indomobil Sales. [Fitra
Eri]autobild]
Description: Test Drive Suzuki Sx4 Facelift
Rating: 5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Test Drive Suzuki Sx4 Facelift