Tips Agar Mobil Tidak Mogok Saat Macet
Nah, untuk menghindari terjadinya panas
mesin berlebihan, salah satu cara yang perlu dilakukan adalah
memperhatikan kondisi cairan pendingin mesin (coolant) pada radiator.
Collant atau biasa disebut sebagai anti
pembekuan merupakan cairan hasil campuran ethylene atau propylene glycol
dan air. Biasanya rasio perbandingan zat mineral itu berkisar 50/50.
Untuk pemakaian coolant yang terlalu
lama menyebabkan timbunan pasir. Pasir yang terlalu berlebihan sanggup
menurup sistem saluran pendinginan.
Dalam fase tertentu, kualitas coolant
bisa menurun akibat panas dan lingkungan yang kotor. Selain itu, korosi
pada radiator juga bisa mengakibatkan terjadinya pengendapan kotoran
pada coolant.
Pengendapan kotoran yang terlalu banyak
berpotensi menutup sistem saluran pendingin, sehingga menyebabkan arus
pendinginan mesin terganggu. Bila hal ini terjadi, mesin mudah panas dan
memicu mogok. Kalau sudah begini, rentetan masalah lebih krusial pada
mesin bisa terjadi.
Nah untuk mengganti air coolant harus
sesuai jadwal yang sudah di tentukan oleh bengkel tempat merawat
kendaraan mobil anda , lakukan pengecekan secara berkala.
Namun ada cara paling mudah untuk
mengetahui kondisinya. Kualitas coolant terbilang baik apabila di saat
mesin dingin, level coolant pada tabung cadangan tidak melebihi ambang
garis batas minimum. Atau, ketika mesin panas, level coolant masih
berada di bawah garis ambang maksimum
Description: Tips Agar Mobil Tidak Mogok Saat Macet
Rating: 5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Tips Agar Mobil Tidak Mogok Saat Macet